Nabire, Papua Tengah— Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Nabire dalam rangka meresmikan SD Kartika VI-3 Nabire serta Program TNI Manunggal Air Bersih Tahun 2025, sebuah langkah strategis TNI AD untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan kesejahteraan masyarakat Papua. Dalam kegiatan ini selaku Danrem 173/PVB, Mayjen TNI Frits W. R. Pelamonia tampak mendampingi secara penuh sejak kedatangan hingga rangkaian kegiatan berakhir. Rabu, 10 Desember 2025.
Kehadiran Kasad bersama rombongan pejabat utama Mabesad di Nabire menjadi bukti nyata dan komitmen kuat TNI AD untuk memastikan bahwa seluruh program yang telah digulirkan dari pusat yang di tujukan kepada satuan jajaran TNI AD khususnya di wilayah Papua Tengah dapat berjalan dengan baik, tepat sasaran, dan dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
Peresmian SD Kartika VI-3 Nabire menjadi sebuah simbol Investasi Masa Depan Generasi Papua dengan dimulainya prosesi peresmian SD Kartika VI-3 Nabire, sekolah binaan yayasan Persit Kartika Chandra Kirana yang kini memiliki fasilitas lebih representatif dan layak untuk menunjang proses belajar mengajar. Peresmian ditandai dengan menekan tombol sirine oleh kasad serta penandatanganan prasasti oleh ibu ketua umum persit kartika Chandra Kirana.
Dalam kesempatan tersebut, Danrem menegaskan bahwa peningkatan kualitas pendidikan merupakan pondasi penting dalam membangun masa depan Papua tengah. Melalui fasilitas pendidikan yang memadai, TNI AD berharap dapat turut menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan mendukung perkembangan karakter serta kecerdasan pada anak-anak didik.
Mayjen TNI Frits W. R. Pelamonia juga menyampaikan bahwa keberadaan SD Kartika VI-3 menjadi bagian dari komitmen TNI untuk hadir dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa, khususnya generasi muda Papua Tengah.
Usai meresmikan SD Kartika dan dilanjutkan dengan kegiatan tatap muka bersama seluruh prajurit dan persit se garnisun nabire, Danrem 173/PVB bersama Kasad melanjutkan kegiatan menuju lokasi Program TNI Manunggal Air Bersih dan Program Rumah Tidak Layak Huni (RUTILAHU).
Program strategis ini merupakan wujud konkret kepedulian TNI AD terhadap kebutuhan dasar masyarakat, khususnya penyediaan akses air bersih sebagai penunjang kesehatan dan kehidupan sehari-hari khususnya masyarakat Papua Tengah.Dalam kesempatan ini, Kasad juga memastikan langsung bahwa rumah tidak layak huni dan instalasi air bersih yang telah selesai di bangun telah dapat berfungsi dengan baik dan siap dimanfaatkan oleh masyarakat. Kehadiran pejabat utama TNI -AD kali ini juga tampak sangat serius dalam memberikan dukungan penuh serta memastikan seluruh tahapan pengerjaan berjalan sesuai standar.
Sebagai rangkaian akhir kegiatan, dilaksanakan bakti sosial berupa pembagian paket sembako kepada masyarakat di sekitar lokasi kegiatan. Pembagian dilakukan secara langsung oleh Kasad beserta Pangdam XVII/Cenderawasih dan Danrem 173/PVB.Masyarakat Nabire menyambut kegiatan ini dengan penuh sukacita.
Bantuan sembako tersebut menjadi bentuk nyata kepedulian TNI AD kepada warga masyrakat Papua Tengah, sekaligus mempererat hubungan emosional antara prajurit TNI AD dengan masyarakat setempat.
Antusiasme warga serta keberadaan pejabat utama TNI AD ini menunjukkan bahwa program-program TNI AD di Papua tidak hanya direncanakan di atas kertas, tetapi dilaksanakan secara nyata, terukur, dan berkelanjutan serta menegaskan bahwa TNI akan terus hadir mendukung pemerintah daerah dalam pembangunan, khususnya di wilayah Papua Tengah, guna mewujudkan masyarakat yang maju, sejahtera, dan berdaya guna.


























