Papua Tengah —Komitmen TNI bersama pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas keamanan dan keharmonisan sosial di wilayah Papua Tengah kembali ditunjukkan melalui kehadiran Komandan Korem 173/PVB Brigjen TNI I Ketut Mertha Gunarda dalam kegiatan penyelesaian konflik sosial antara kubu Newegala dan kubu Dang yang sebelumnya mengakibatkan terjadinya perang suku yang berkelanjutan.
Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Rimba Papua, Jalan Ahmad Yani, Kabupaten Timika, Provinsi Papua Tengah, pada Sabtu 20 Desember 2025 yang dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Papua Tengah, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta perwakilan dari kedua kubu yang berkonflik.
Dalam suasana penuh kekeluargaan dan semangat perdamaian, pertemuan ini menjadi wadah dialog terbuka untuk menyelesaikan akar permasalahan konflik sosial yang berujung pada perang suku, dan berdampak terhadap stabilitas keamanan serta aktivitas masyarakat di wilayah Kabupaten Timika.
Dalam hal ini kehadiran forkopimda provinsi Papua Tengah menjadi bagian dari fasilisator perdamaian yang berlandaskan pada nilai nilai kearifan lokal.Sementara itu, unsur Forkopimda Papua Tengah yang hadir juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak, khususnya tokoh adat dan masyarakat, yang telah beritikad baik menghadiri pertemuan ini. Forkopimda menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat adat dalam mencegah konflik serupa terulang kembali di masa mendatang.
Kegiatan penyelesaian konflik ini diakhiri dengan kesepakatan bersama untuk menghentikan segala bentuk kekerasan, menjaga keamanan lingkungan masing-masing, serta menyerahkan proses lanjutan kepada mekanisme adat dan pemerintah daerah dengan pengawalan aparat TNI-Polri.Melalui kegiatan ini, diharapkan tercipta perdamaian yang berkelanjutan, memperkuat persaudaraan antar suku, serta mewujudkan situasi keamanan yang kondusif di wilayah Kabupaten Timika dan Provinsi Papua Tengah secara umum.










